Sabtu, 31 Januari 2015

Robot Kini Bisa Operasi Tubuh Manusia


BeritaBos.com - Sebuah robot bernama Da Vinci XI sudah digunakan oleh ahli bedah sebuah rumah sakit di London untuk melakukan operasi. Robot tersebut dikatakan mampu membuat sayatan yang jauh lebih efektif daripada yang dilakukan secara manual oleh manusia.

Da Vinci memang tidak sepenuhnya bekerja secara otomatis, melainkan tetap dikendalikan oleh dokter untuk melalukan operasi. Namun teknologi tersebut diklaim mampu membuat pemulihan pasien menjadi lebih cepat.

Seorang ahli bedah asal rumah sakit Royal Marsden juga menyatakan teknologi ini dapat mendorong beberapa operasi dengan tingkat kesulitan tertentu, seperti kanker, operasi perdana untuk pasien, dan operasi tumor mudah dilakukan.

"Robot Da Vinci mampu membantu meminimalkan dampak jaringan parut dan rasa sakit," ucap ahli bedah tersebut seperti dikutip dari Ubergizmo, pada Jumat (30/1/2015).

Sehingga hal ini, menurut para ahli bedah itu, dapat membawa kenyamanan kepada pasien untuk ke depannya.

Pengedar Narkoba Lebih Suka Pakai Nokia 8210


BeritaBos.com - Terdapat cerita menarik seputar industri ponsel di Inggris. Disana ternyata warganya lebih menyukai produk feature phone dibandingkan dengan smartphone. Data penjualan yang diumumkan oleh salah satu badan riset di Inggris, mengungkapkan bahwa Nokia 8210 lebih tinggi peminatnya dibandingkan ponsel pintar yang ada.

Seperti dikutip dari Phonearena, pada Jumat (30/1/2015), ponsel ‘Jadul’ atau zaman dahulu lebih disukai konsumen di Inggris dibandingkan produk smartphone. Pasalnya, perangkat jenis ini tidak memiliki fitur yang mudah dilacak oleh orang lain.

Namun sayang, dari semua peminat ponsel ini hampir kesemuanya adalah para pengedar narkoba. Hal tersebut terungkap setelah terdapat kasus penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba. Dan terungkap alasan mengapa para pengedar narkoba memilih memakai feature phone, alasannya fitur dalam ponsel ini hadir tanpa GPS sehingga tidak mungkin bisa dilacak oleh satelit.

“Saya punya tiga ponsel Nokia 8219 yang diberitahu beberapa rekan bahwa perangkat ini bisa dipercaya, bukan seperti iPhone dan ponsel baru lainnya. Polisi akan dengan mudah menggunakannya dan mencari tahu keberadaan Anda,” jelas Kk nama samaran salah satu pengedar yang dilansir oleh situs.

Lanjutnya menerangkan, FBI sekarang sudah dapat menggunakan WiFi dan Bluetooth untuk mendapatkan informasi dari telepon, dan kemungkinan bisa mendengarkan ponsel lebih mudah dibandingkan dengan sebelumnya.

“Setiap dealer toko juga memberitahu bahwa menggunakan ponsel tua, seperti Nokia 8210 adalah keunggulannya terhadap baterai. Bahkan, dengan perangkat ini saya bisa keluar masuk dari Jamaika dengan santai, sekarang saya memiliki empat unit,” tutupnya menuturkan.

Hal senada juga diungkapkan oleh pemiliki toko Soho yang berada di Inggris, mengungkapkan bahwa tokonya banyak didatangi Pria yang mencari produk Nokia 8210. Namun sayangnya, produk yang resmi dirilis pada tahun 1999 ini kini sudah mulai jarang di pasaran.

Jumat, 30 Januari 2015

Danau Towuti di Sulawesi Bisa Ungkap Iklim Purba


BeritaBos.com - Beberapa tim geologi yang merupakan gabungan para peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Brown University di Amerika Serikat, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan lainnya bakal meneliti Danau Towuti di Luwu Timur, Selawesi Selatan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejarah iklim di wilayah nusantara, dan Sulawesi secara khusus, hal ini akan berguna bagi Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) untuk mengembangkan prediksi iklim di masa depan.

Jim Russel, salah satu anggota tim peneliti dari Brown University, mengatakan bahwa penelitian akan dilakukan dengan cara mengebor dasar danau dan mengambil sedimennya. "Sedimen itu menyimpan sejarah iklim," katanya.

Danau Towuti dianggap luar biasa karena merupakan salah satu danau tertua di Indonesia yang diprediksi menyimpan sejarah iklim secara lengkap. "Ketebalan sedimennya mencapai 300 meter," ungkap Russel dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Satria Bijaksana, seorang geolog asal ITB, menuturkan bahwa Danau Towuti memiliki kelebihan dibanding danau-danau tua lain di Indonesia. "Kalau sedimen itu buku sejarah iklim, lembaran-lembaran di dalamnya paling rapi," jelasnya.

Menurut Satria, pengambilan contoh sedimen ini akan dilakukan mulai minggu ketiga di bulan April. Diharapkan, tahun 2016, tim sudah dapat menyajikan hasil penelitian tahap awal. Analisis lain akan memakan waktu 2-3 tahun.

Hasil riset dapat membantu mengungkap umur Danau Towuti yang diduga jauh lebih tua dari Danau Toba. Penelitian juga bisa membantu ilmuwan memprakirakan iklim di masa depan. "Ini berguna bagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," kata Satria.

Penelitian ini didukung oleh sejumlah donatur seperti National Science Foundation dan sejumlah lembaga lainnya. Perusahaan pertambangan nikel PT. Vale juga ikut membantu dengan menyediakan logistik untuk penelitian.

Kamis, 29 Januari 2015

Ditemukan, Tubuh Mumi Dalam Posisi Meditasi


Beritabos.com - Kalau biasanya mumi yang ditemukan banyak dalam bentuk tubuh tak lengkap. Kalaupun tubuhnya lengkap namun dalam posisi terlentang, terikat dan sebaiknya.

Namun kali ini berbeda, peneliti berhasil menemukan fosil mumi yang cukup mengesankan di kawasan Provinsi Songinokhairkhan, Mongolia. Mumi tersebut diduga berusia 200 tahun, saat ditemukan pada 27 Januari 2015 dalam posisi meditasi, bersila, dengan bentuk yang masih sangat sempurna.

"Sejauh ini tidak ada informasi di mana tubuh mumi ditemukan. Satu informasi detail yang kami pelajari yaitu tubuh mumi dibungkus dengan kulit ternak," ujar peneliti dikutip dari laporan Siberiantimes, pada Kamis 29 Januari 2015.

Laporan menyebutkan para ahli mengaku belum bisa menentukan kulit pembungkus tubuh mumi, apakah itu kulit sapi, kuda atau unta. 

Tubuh mumi itu kian menarik, sebab muncul spekulasi tubuh mumi adalah guru dari Lama Dashi-Dorzho Itigilov yang lahir 1852 dan tinggal 1927. Dia merupakan tokoh Budha Tibet.

Jenazah Dashi-Dorzho Itigilov disebutkan sangat istimewa, tidak mengalami kerusakan.

Untuk meneliti tubuh mumi itu, para ahli telah membawanya ke Pusat Forensik Nasional Ulaanbataar.

Rabu, 28 Januari 2015

Kiamat Diprediksi Terjadi Pukul 11.57


BeritaBos.com - Adanya bencana alam, tindak terorisme dan pemanasan global akibat efek rumah kaca membuat ‘jam kiamat’ bergeser dua menit lebih cepat. Jam terjadinya kiamat diprediksi akan terjadi pada pukul 11.57.

Jam simbolik ‘Doomsday Clock’ yang didirikan pada tahun 1947 ini, dibuat dengan sistem perhitungan mundur atas kemungkinan bencana global yang terjadi akibat melalui perang nuklir maupun adanya perubahan iklim yang ekstrim.

Doomsday Clock dikelola oleh para ilmuwan dan akademisi, serta spesialis keamanan yang mengawasi secara berkala perihal adanya perubahan waktu baik mundur maupun lebih cepat.

Pergeseran waktu yang lebih cepat ini, merupakan kejadian untuk yang kedua kali setelah sebelumnya terjadi pada tahun 2012 yang lalu. Pada tahun tersebut, pergeseran jam hanya berubah sebanyak satu menit, sehingga jatuh kiamat diprediksi terjadi pada pukul 11.59. Karena sebelumnya, kiamat diprediksi terjadi pada pukul 12.00.

Menurut para ilmuwan atom dari Bulletin of the Atomic (BAS), tindakan atas perubahan iklim dan peningkatan ketengangan yang terjadi antar negara adalah alasan melompatnya waktu menjadi lebih cepat. Seperti halnya kejadian konflik beberapa negara, seperti Rusia dan Amerika Serikat serta konflik yang terjadi karena adanya konflik di Ukraina.

Kennette Benedict, Direktur Eksekutif BAS mengungkapkan bahwa meningkatnya dampak negatif dari rumah kaca juga turut mengubah iklim Bumi yang berbahaya. Dirinya juga berharap, agar warga negara yang berada di wilayah konflik, agar meminta pemimpinnya untuk mengambil langkah yang diperlukan.

Senin, 26 Januari 2015

Opportunity 11 Tahun Menghuni Mars


BeritaBos.com - NASA baru saja mengumumkan bahwa salah satu robot penjelajah planet miliknya, yaitu Opportunity sudah berada di Mars selama 11 tahun. Robot tersebut sudah menempuh perjalanan puluhan mil di permukaan Mars.

Dilansir dari Gizmodo, pada Minggu (25/1/2015), NASA Jet Propulsion Labs merilis sebuah video pendek yang mengungkap beberapa pencapaian Opportunity. Dalam video berdurasi satu menit 37 detik, Opportunity berhasil menemukan tanda-tanda bekas adanya aliran air serta menemukan meteorit di Mars.

Selain Opportunity, NASA juga memiliki robot penjelajah planet lainnya, seperti Spirit yang mendarat di Mars pada tiga pekan sebelum Opportunity. Akan tetapi, NASA sudah kehilangan kontak dengan Spirit sejak tahun 2010.

Opportunity masih bekerja menjelajah Mars, mengeksplorasi batu merah raksasa pertama di Victoria Crater hingga bergerak ke arah Endeavor Crater. Pada tahun 2012, NASA kembali mendaratkan robot buatan mereka, yakni Curiosity.

Kabar terbaru, Opportunity berhasil menjepret sebuah panorama atau lanskap Mars pada 6 Januari 2015. NASA merilis gambar tersebut beberapa hari yang lalu di website resminya.

Opportunity sempat mengalami gangguan mekanik dan pernah terjebak dalam sebuah badai pasir besar di Mars. Robot tersebut juga dikabarkan mengalami kerusakan pada memori.

Kerusakan tersebut tidak mengancam misi Opportunity, karena robot tersebut bisa menggunakan RAM untuk menyimpan informasi. NASA dapat melakukan format ulang pada hardware yang gagal, sehingga Opportunity masih tetap bisa beroperasi.